Latihan Kemandirian dengan Mencuci Baju Sendiri
Roykhan arrozaqi (Oza) saat ini berusia 8 tahun 10 bulan. Dia sudah terbiasa membantu saya mencuci dengan menggunakan mesin cuci 2 tabung. Mengukur banyaknya air yang dibutuhkan, memberi detergen, memeras, memindah dari satu tabung ke tabung lain, hm....pokoknya beres deh kalau ada Oza.
Nah mulai awal Mei 2018, Oza tertantang untuk mencuci dengan tangan. Ada keinginan yang besar dari dalam dirinya, ahwa dia ingin mencuci sendiri baju kotornya dengan tangan. Tidak cuma disitu, dia juga ingin membuat jemuran sendiri dan menentukan sendiri dimana dia akan menjemur pakaian.
Saya mengizinkan Oza untuk merancang sendiri jemurannya. Awalnya dia browsing di Google, lalu setelah dia pikirkan akhirnya dia bisa menemukan cara membuat jemuran praktik, dari kayu bekas yang dia temukan di kebun dan dipasang dengan paku- paku kecil.
Dia mulai mencuci dengan tangan, membilas dan terakhir dikeringkan di mesin cuci sebelum dijemur. sehari dia mencuci beberapa potong baju kotornya. Sekarang setelah berjalan 2 minggu, ada kemajuan, bukan hanya pakaian kotor saja yang dicucinya tetapi dia sudah memperhitungkan kapan sprei, selimut, sarung untuk sholatnya dicuci. Semua dicuci sendiri.
Pernah saking semangatnya mencuci baju bersih di almarinya di cuci, sehari mencuci 2-3 kali.akhirnya Oza jatuh sakit. Panas selama 2 hari. tanggal 3 mei malam hari sampai dengan 5 Mei. dari situ dia belajar, boleh mencuci sendiri tetapi tidak terlalu sering.
berikut beberapa dokumentasi kegiatan mencuci Oza
jemuran versi 1, tidak perlu tali, mengalami kesulitan saat menggali tanah menancapkan kayu
membuat kayu dengan ujung diberi paku untuk memasang jemuran
di pindah di pohon agar cepat kering hehehehe
Nah mulai awal Mei 2018, Oza tertantang untuk mencuci dengan tangan. Ada keinginan yang besar dari dalam dirinya, ahwa dia ingin mencuci sendiri baju kotornya dengan tangan. Tidak cuma disitu, dia juga ingin membuat jemuran sendiri dan menentukan sendiri dimana dia akan menjemur pakaian.
Saya mengizinkan Oza untuk merancang sendiri jemurannya. Awalnya dia browsing di Google, lalu setelah dia pikirkan akhirnya dia bisa menemukan cara membuat jemuran praktik, dari kayu bekas yang dia temukan di kebun dan dipasang dengan paku- paku kecil.
Dia mulai mencuci dengan tangan, membilas dan terakhir dikeringkan di mesin cuci sebelum dijemur. sehari dia mencuci beberapa potong baju kotornya. Sekarang setelah berjalan 2 minggu, ada kemajuan, bukan hanya pakaian kotor saja yang dicucinya tetapi dia sudah memperhitungkan kapan sprei, selimut, sarung untuk sholatnya dicuci. Semua dicuci sendiri.
Pernah saking semangatnya mencuci baju bersih di almarinya di cuci, sehari mencuci 2-3 kali.akhirnya Oza jatuh sakit. Panas selama 2 hari. tanggal 3 mei malam hari sampai dengan 5 Mei. dari situ dia belajar, boleh mencuci sendiri tetapi tidak terlalu sering.
berikut beberapa dokumentasi kegiatan mencuci Oza
jemuran versi 1, tidak perlu tali, mengalami kesulitan saat menggali tanah menancapkan kayu
membuat kayu dengan ujung diberi paku untuk memasang jemuran
di pindah di pohon agar cepat kering hehehehe




Comments
Post a Comment