Menumbuhkan Fitrah Anak di Bulan Ramadhan
Mendidik anak dengan menumbuhkan kekuatan fitrah bukan dengan menggegas atau terburu-buru agar anak cepat bisa dan baik. Tetapi selayaknya petani organik yang merawat tanamannya tanpa memberi pupuk buatan agar tanaman tetap tumbuh sesuai keinginan Penciptanya. begitu juga dengan anak-anak, mereka terlahir di dunia dengan membawa misi spesifik yang diemban sebagai khalifah di muka bumi.
Hari ini tanggal 28 Ramadhan 1439 H, insyaallah puasa tinggal esok hari. Saya akan me review perkembangan fitrah anak-anak selama Bulan Ramadhan.
1. Roykhan Arrozaqi (Oza)
Saat ini Oza berusia 8 tahun 10 bulan. Di usia tersebut Oza termasuk mumayis.
Mumayyis adalah anak yang sudah mencapai usia dimana seorang anak sudah
mulai bisa membedakan mana hal yang bermanfaat baginya dan mana hal yang
membahanyakan dirinya, sebagian ulama' menyatakan bahwa pada usia ini
seorang anak memiliki kemampuan dalam otaknya untuk bisa menggali arti
dari suatu hal. Dalam kenyataannya, pada masa ini seorang anak msudah
mampu untuk melakukan beberapa hal secara mandiri, seperti makan
sendiri, minum sendiri, dan lain lain. Umur tamyiz menurut mayoritas
ulama' adalah 7 tahun, dan berakhir setelah sampai pada masa baligh.
Oleh karena itu selain sholat saya menjelaskan tentang perintah puasa bagi orang-orang yang beriman. Seperti firman Allah:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu
bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)
Saat mendengar penjelasan saya tersebut kenapa seorang muslim berpuasa, Oza bersemangat melakukan puasa Ramadhan. Dia menggaris bawahi kata-kata "Hai orang-orang yang beriman", berarti mereka yang tidak puasa tidak beriman kepada Allah, kalau tidak beriman berarti tidak percaya adanya Allah, itu yang mebuat dia bersemngat puasa karena dia ingin termasuk orang-orang yang beriman. Saur dengan semangat, tidak mengeluh dan bersabar sampai adzan magrib, tetap melakukan kegiatan lain seperti mencuci bajunya sendiri, bersepeda, membantu memasak, menyiapkan buka puasa sendiri selain itu juga sholat tarawih dengan semangat. Tidak bercanda atau bermain-main di masjid dan lebih memilih di shaf depan bersama bapak-bapak daripada di belakang dengan anak-anak seusianya. Ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana Oza berpuasa kadang sehari penuh kadang setengah hari, karena saat itu dia belum paham, mengapa harus berpuasa. Alhamdulilah betapa bahagianya saya, fitrah keimanannya tumbuh dengan baik, tanpa ada bujukan rayuan tetapi dari pemikirannya sendiri.
Hari yang membuat saya terkagum-kagum adalah saat tanggal 25 Ramadhan atau bertepatan dengan tanggal 10 Juni 2018, dimana saat itu ada acara sedekah Ramadhan Ibu Profesional Salatiga. Oza bangun Pukul 03.00, membangunkan saya untuk sahur, setelah sahur dan sholat subuh, Oza sudah bersiap untuk ikut berbagi dengan Ibu Profesional Salatiga. Oza dengan saya bersama mbak Mirsa dan Mbak Fery mendapat bagian untuk berbagi paket sembako ke wilayah pasar raya 1, sayangnya tidak ada dokumentasi saat kami berbagi, Hanya dokumentasi saat bersama tim sedekah Ramadhan.
Setelah selesai acara sedekah Ramadhan, kami keliling pasar untuk berbelanja menyiapkan takjil nasi box untuk diserahkan ke masjid saat sore. Oza bersemangat berbelanja. sampai rumah menyiapkan pakaian untuk dicuci. setelah mencuci dan menjemur pakaian, Oza menyiapkan ayam untuk dimasak.
Oza menyiapkan ayam untuk dimasak
Menggoreng Kerupuk dan menyiapkan nasi box dibantu oleh Ayah
Ternyata Oza belum lelah walau sehari tidak istirahat. Malam harinya oza masih bersemangat sholat Tarawih.
Oza saat akan berangkat tarawih dengan memakai baju koko dan sarung
Selain fitrah keimanan, Fitrah bakat, Fitrah belajar, Fitrah sosial tumbuh bersama di Bulan Ramadhan. Fitrah bakat memasak dan activator yang selalu tidak sabar memulai sesuatu, rasa ingin tahu tentang hal-hal yang baru dan fitrah sosial untuk berteman, berbagi dan bermanfaat untuk orang lain juga tumbuh bersam-sama. RAmdhan 1439 H sangat luar biasa membawa kebaikan untuk Oza semoga istiqomah.
the next.... Aisya









Comments
Post a Comment